Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2018

Generasi z bersumpah pemuda

Tiap tahunnya, tanggal 28 Oktober diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda. Menilik sejarah, hari membanggakan ini bertepatan dengan digelarnya Kongres Pemuda II pada 27-28 Oktober tahun 1928 silam. Naskah Sumpah Pemuda dituliskan oleh Moh. Yamin dan selalu dibacakan hingga kini tiap upacara peringatan digelar. Sekumpulan pemuda kebanggaan bangsa kala itu berkumpul untuk menyuarakan semangat perjuangan. Mereka menghendaki Indonesia segera merdeka, berdiri menjadi sebuah negara kesatuan yang terbebas dari penjajah. Hampir 90 tahun berlalu, sudah bukan zamannya lagi pemuda berjuang dengan mengangkat tombak dan senjata. Tapi bukan berarti perjuangan itu terhenti. Kemerdekaan yang telah diraih harus dijaga dan dipertahankan. Para pemuda adalah harapan bangsa, garda terdepan yang dibahunya nama baik negara ini dipertaruhkan. Nah, untuk menunjukkan semangat Sumpah Pemuda, empat karakter di bawah inilah yang harus dimiliki para millenial. 1. Toleransi Toleransi bukanlah sebuah kata yang h...

Tinggal Kenangan

Setiap bangun pagi, suara kokok ayam selalu menyauti dan mentari pun bersinar terang cerahkan hari. Kabut gunung pun mengalun, pohon-pohon merimbun, dan daun-daunnya pun berembun. Kabut pagi pun telah berganti menjadi asap knalpot, pepohonan telah jadi gedung-gedung, dan embun di daun pun berganti menjadi peluh yang ada di kulit para warga kota yang terkena macet dan teriknya perkotaan.

Pengertian dan sejarah HAM

Pengertian HAM  terdapat dalam UU tentang Hak Asasi Manusia pasal 1, HAM adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan dan merupakan anugerah yang wajib dihormati, dijunjung tinggi dan dilindungi oleh negara, pemerintah, hukum dan setiap orang demi kehormatan serta perlindungan terhadap harkat dan martabat manusia.  | Sejarah HAM (Hak Asasi Manusia) | 1. Sejarah Lahirnya HAM (Hak Asasi Manusia) Berbicara mengenai sejarah HAM atau sejarah Hak Asasi Manusia, para pakar HAM berpendapat bahwa lahirnya HAM dimulai dengan lahirnya Magna Charta. Piagam ini menyatakan bahwa raja yang semula memiliki kekuasaan absolut (raja yang menciptakan hukum, akan tetapi ia sendiri tidak terikat dengan hukum), kekuasaan raja tersebut dibatasi dan mulai dapat diminta pertanggungjawabannya di muka hukum. Dari piagam tersebut kemudian lahir suatu doktrin bahwa raja tidak kebal hukum lagi serta bertanggungjawab kepada hukum. Sejak lahir...

Batik

Kata  batik  berasal dari bahasa Jawa, yaitu amba dan nitik. Awalnya  batik  hanya dituliskan di atas daun lontar dan papan rumah adat Jawa. Kegiatan ini digunakan untuk mengisi waktu luang saja. Motif yang digunakan juga sangat sederhana, antara lain tumbuhan dan binatang. Batik mulai dikenal pada abad ke-17 pada masa kerajaan Majapahit. Batik mulai dituliskan di atas kain dan dibuat pakaian. Bahan yang digunakan saat itu adalah kain putih yang merupakan hasil tenunan sendiri. Sedangkan untuk membuat pola dan gambar, menggunakan pewarna alami yang yang berasal dari tumbuhan. Karena pada saat itu kain  batik  sangat terbatas, maka hanya digunakan oleh keluarga kerajaan dan para pengikutnya. Mereka menjadikan kain  batik  sebagai simbol budaya. Motif  batik  pun menjadi lebih beragam, seperti motif awan, candi, dan wayang. Namun karena banyak pengikut raja yang tinggal di luar kerajaan, maka kesenian  batik  juga ...